Pemerintah Kabupaten Bekasi merespon cepat musibah kecelakaan maut yang melibatkan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam. Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja memastikan bahwa seluruh warganya yang menjadi korban akan mendapatkan jaminan perawatan medis sepenuhnya dari pemerintah daerah.
Asep menegaskan bahwa prosedur administrasi tidak boleh menjadi penghalang bagi keselamatan warga. Segala bentuk tindakan medis, termasuk operasi besar, akan ditanggung sepenuhnya.
“Kami menjamin segalanya. Fokus utama adalah penanganan medis yang cepat, jangan sampai terkendala masalah biaya,” kata Asep.
Hingga Selasa siang, tim di lapangan melaporkan terdapat 18 warga Kabupaten Bekasi yang terdampak peristiwa tersebut. Di mana tiga diantaranya telah dinyatakan meninggal dunia, sedangkan sisanya masih dalam perawatan medis. (Tim Media)


