Guna mempercepat pelayanan pemakaman di Kota Bekasi karena banyaknya warga yang meninggal dunia akibat Covid-19, enam ambulance yang selama ini dihibahkan ke sejumlah tempat ibadah, ditarik oleh Pemkot Bekasi. Dengan adanya tambahan ambulance, proses pemakaman dan pelayanan pada masyarakat lebih cepat.

Penarikan enam ambulan itu, sifatnya hanya sementara. Untuk operasional, keenam ambulance dapat membantu ambulance di RSUD dr Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi yang terbatas. Setiap mobil jenazah dilengkapi empat orang personil untuk membantu proses pengangkutan jenazah. Supir mobil dan dua pengangkut jenazah dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD).

“Memang kegunaannya di masing-masing wilayah juga untuk warga.  Tapi keadaan sudah darurat di RSUD banyak yang mengantre. Jadi mobil hibah tersebut dipakai untuk keadaan darurat,” kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. (tim media)