Selain petugas pembaca meter, ternyata pegawai validator juga memiliki peran untuk meningkatkan pendapatan perusahaan (omzet).
Petugas pembaca meter maupun validator menjadi ujung tombak peningkatan omzet Perumda Tirta Bhagasasi. Sebaliknya, bila kinerjanya tidak optimal dapat berdampak langsung terhadap penurunan omzet perusahaan.
“Kita dituntut bekerja dengan baik untuk meningkatkan pendapatan perusahaan,” kata Plt Kepala Bagian Hubungan Langganan Perumda Tirta Bhagasasi Siti Aminah, kepada puluhan petugas validator di kantor pusat, Rabu (29/4/2026).
Dia meminta kepada seluruh pegawai validator untuk bersinergi dalam meningkatkan pendapatan perusahan. Pembaca meter bertugas di lapangan, ke rumah-rumah pelanggan sedangkan validator lebih banyak mengurusi administrasi berada di dalam ruangan kantor.
“Tujuan utama Bagian Hublang antara lain memastikan jumlah tagihan pelanggan akurat, meminimalisir pengaduan pelanggan, pembayaran tagihan pelanggan lancar dan pendapatan perusahaan meningkat sehingga perlu adanya sinergitas antara pembaca meter dan validator,” ungkapnya.
Sebelumnya, Bagian Hublang Perumda Tirta Bhagasasi melakukan rapat konsolidasi dengan seluruh pembaca meter, kemarin. Hari ini, giliran petugas validator dari wilayah cabang maupun kantor cabang pembantu yang diajak rapat di kantor pusat. Hadir juga para Kepala Seksi Hublang dan Pemasaran dari seluruh kantor cabang serta kantor cabang pembantu.
Validator bertugas melakukan verifikasi lebih lanjut. Data yang diberikan pembaca meter masih perlu diverifikasi dan divalidasi untuk menjadi “good data” oleh petugas validator sehingga data tersebut benar dan akurat untuk dapat diolah menjadi tagihan rekening pelanggan.
Selain Siti Aminah, rapat konsolidasi petugas validator dihadiri Kasubag Evaluasi Data Meter Perumda Tirta Bhagasasi M. Dedi Syahroni, bersama Iwan Arisanto. Lalu, Kasubag Pelayanan Pelanggan Yudi Irwansyah serta Kasubag Customer Service Irna Rizky Pujiawati. (tim media)


