Kemendagri Puji Perencanaan Anggaran Kabupaten Bekasi 2026, Dorong Optimalisasi Layanan Publik

Pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri memberikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam menyusun perencanaan anggaran tahun 2026. Kemendagri menilai Pemkab Bekasi telah menunjukkan kesiapan yang matang dalam memetakan output kerja melalui berbagai sub-kegiatan yang strategis. Selain itu, indeks daya saing Kabupaten Bekasi yang mencapai 3,75 juga mendapat sorotan positif karena berada di atas rata-rata nasional yang hanya sebesar 3,43.

Analis Kebijakan Ahli Muda Wilayah II Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Yoppy Juniaga memaparkan apresiasinya atas kemandirian fiskal Kabupaten Bekasi. Ia menilai dari sisi administratif dan perencanaan, Kabupaten Bekasi berada di jalur yang benar. Ia memuji tingginya indeks kapasitas fiskal daerah yang membuat Bekasi tidak lagi memiliki ketergantungan besar terhadap sokongan dana dari pemerintah pusat.

“Kami sangat mengapresiasi perencanaan yang telah disusun. Kabupaten Bekasi sudah sangat siap dengan berbagai output sub-kegiatan untuk tahun 2026,” ujar Yoppy.

Sementara, Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menegaskan bahwa pihaknya telah mengunci tiga sektor prioritas guna memastikan anggaran terserap secara efektif dan menyentuh kepentingan publik. Yakni, kesehatan dengan menuntaskan seluruh hutang BPJS Kesehatan pada tahun 2027, lalu infrastruktur dengan melakukan transparansi anggaran dan mempublikasikan titik lokasi. Dan pendidikan yang memprioritaskan rehabilitasi gedung sekolah serta penambahan unit sekolah baru guna meningkatkan kualitas SDM.

“Kami ingin memastikan setiap rupiah yang keluar benar-benar tepat sasaran. Melalui pemetaan di bidang kesehatan, sekolah, dan jalan, kami optimistis target pembangunan daerah selaras dengan harapan masyarakat dan pemerintah pusat,” tutup Asep. (Tim Media)