Pembangunan yang merata bukan lagi sekadar impian bagi masyarakat di pelosok Kabupaten Bekasi. Melalui sinergi antar instansi, kawasan ujung selatan daerah ini mulai bersolek mengejar ketertinggalan lewat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129. Mengusung visi “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, agenda gotong royong selama 30 hari ini mengkolaborasikan kekuatan TNI dari Kodim 0509 Kabupaten Bekasi, pemerintah daerah, Polri, hingga masyarakat setempat.
Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengungkap, Pemilihan Desa Wibawamulya sebagai pusat kegiatan didasarkan pada kebutuhan mendesak akan intervensi pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan tersebut.
“Kehadiran TMMD di Desa Wibawamulya adalah bukti otentik bahwa pemerintah daerah tidak pernah menganaktirikan wilayah mana pun. Desa Wibawamulya berada di ujung selatan Kabupaten Bekasi, dan melalui TMMD ini menjadi bukti bahwa tidak ada wilayah yang ditinggalkan dalam pembangunan,” tegas Asep saat membuka TMMD di Lapangan Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah, Rabu (15/07).
Kolaborasi ini berfokus pada pengecoran jalan desa untuk memperlancar mobilitas warga yang menjadi jalur perekonomian. Tak hanya membangun fisik, TMMD ke-129 juga menyasar investasi sosial melalui berbagai penyuluhan untuk mendongkrak kualitas SDM serta menghidupkan kembali roh gotong royong.
“Melalui TMMD, kita tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial masyarakat serta membangun kualitas sumber daya manusia. Saya berharap seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan lancar, tepat waktu, dan hasilnya benar-benar bermanfaat,” tutup Asep. (Tim Media)


