Perusahaan Umum Daerah Tirta Bhagasasi menerima kunjungan Perusahaan Umum Daerah Tirta Satria Purwokerto, Jumat (5/12/2025). Rombongan beranggotakan delapan orang tersebut mendatangi Perumda Tirta Bhagasasi untuk mempelajari skema kerja sama yang dijalin dengan pihak ketiga.
“Kami mendapat tawaran kerja sama dari pihak swasta yang ingin berinvestasi. Hal ini telah mendapat restu bupati, sehingga kami menindaklanjutinya,” kata Ketua Dewan Pengawas Perumda Tirta Satria Purwokerto Junaedi.
Rombongan dari Perumda Tirta Satria ini merasa perlu menempuh studi tiru, salah satunya dengan Perumda Tirta Bhagasasi, karena pihaknya minim pengalaman dalam hal jalinan kerja sama dengan pihak ketiga.
“Ini akan menjadi yang pertama, sehingga perlu banyak yang dipelajari. Kami mendapat informasi bahwa Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi ini merupakan salah satu yang banyak pengalaman kerja sama pihak ketiganya, sehingga kami ingin belajar langsung,” ucapnya.
Kepala Bidang Pengembangan dan Kerja Sama Perumda Tirta Bhagasasi Wawan yang menerima rombongan tamu dari Perumda Tirta Satria mengatakan bahwa sangat penting melakukan kajian studi pendahuluan untuk mengetahui pasti rencana kerja sama dengan pihak ketiga memang ‘visible’ untuk dilakukan.
“Jadi jangan mengandalkan hasil survey market yang diajukan oleh pihak investor karena harus dipastikan proyek kerja sama bisa benar-benar terserap di hilirnya nanti,” ucapnya.
Kemudian, penting juga memastikan bahwa investor yang berminat menjalin kerja sama memang memiliki kemampuan finansial yang mumpuni.
“Prinsip kehati-hatian yang harus selalu dikedepankan jika ingin bekerja sama dengan investor, supaya realisasinya berjalan lancar,” ucap Kepala Subbagian Kerja Sama Perumda Tirta Bhagasasi Yana, menambahkan.
Seperti diketahui, Perumda Tirta Bhagasasi hingga saat ini sudah menjalin sejumlah kerja sama dengan pihak ketiga dengan berbagai skema, mulai dari BOT (Build Operate Transfer), BOO (Build Own Operate), KBA (Kontrak Berbasis Angsuran), pipanisasi, juga kerja sama berbasis kinerja. (tim media)


