Di Indonesia, CSR diatur dalam undang-undang. Ini sebagai tanggung jawab sosial dan lingkungan. CSR merupakan tanggung jawab sosial perusahaan dan memiliki komitmen untuk berkontribusi pada pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Termasuk meningkatkan kualitas hidup dan lingkungan yang bermanfaat bagi perusahaan, komunitas setempat, dan masyarakat umum. Jadi, melampaui sekadar mencari keuntungan
Sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara dan Jawa Barat, wilayah Kabupaten Bekasi, dihuni 7.862 perusahaan, sehingga potensi CSR sangat mendukung pembangunan daerah.
Terkait CSR, di Kabupaten Bekasi dilakukan musyawarah rencana pembangunan CSR. Hal ini menjadi momentum untuk menyatukan langkah pemerintah daerah dan pelaku usaha.
“Dengan demikian, program CSR dapat lebih terkoordinasi, terarah, dan berdampak langsung pada kebutuhan masyarakat,” ungkap Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja saat membuka acara Musrenbang CSR tahun 2025 di Kompleks Pemda Bekasi, Cikarang Pusat, kemarin.
Disebut, Musrenbang CSR pertama kali digelar di Jawa Barat dan Kabupaten Bekasi sebagai pencetusnya.
“Saat Musrenbang CSR, para pengusaha dikumpulkan. Tujuannya, memastikan agar CSR-nya tidak keluar ke daerah lain,” ujar Wakil Bupati.
Jika 7.862 perusahaan terkoordinasi baik oleh Bappeda, diyakini dapat menopang dan memperkuat APBD. Maka, CSR dapat dirasakan langsung masyarakat Kabupaten Bekasi.
Dana CSR, di antaranya dapat digunakan untuk pembangunan infrastruktur jalan, kesehatan, penanaman mangrove, sarana prasarana sekolah, makan gratis, dan lainnya.
Saat itu, Kepala Bappeda Kabupaten Bekasi Dwi Sigit Adrian menambahkan, Musrenbang CSR 2025 untuk menyelaraskan serta mengintegrasikan rencana kerja CSR perusahaan yang bersinergi dengan program strategis Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Disebut, arah pembangunan Kabupaten Bekasi tahun 2025–2029 mengacu pada visi Kabupaten Bekasi Bangkit, Maju, Sejahtera.
Fokus utama pembangunan sekaligus acuan pelaksanaan program CSR dalam mendukung sektor-sektor strategis antara lain seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan lingkungan hidup, serta sektor penting lainnya. (tim media)


