Guna meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di kalangan para pegawai Perusahaan Umum Daerah Tirta Bhagasasi Bekasi, pihak manajemen perusahaan yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah milik Pemerintah Kabupaten Bekasi ini, kembali menyelenggarakan pendidikan dan latihan.
In house training pelatihan manajemen air minum tingkat muda bersertifikat kompetensi kali ini diikuti sebanyak 30 orang peserta.
Pelatihan air minum ini, merupakan angkatan ke-192 yang bekerja sama antara Perumda Tirta Bhagasasi dengan Yayasan Pendidikan Tirta Dharma Pamsi, dibuka Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Reza Lutfi.
Hadir saat pembukaan, Direktur Umum Daud Husin, Direktur Teknik Rika Nursantika, Kepala Bagian SDM Rahmat Sugimo. Hadir pula bendahara YPTD- Pamsi, Muh Ihsanuddin.
Para peserta terdiri dari staf, kepala seksi, dan kepala subbagian. Diklat dilakukan selama lima hari bertempat di aula kantor pusat Perumda Tirta Bhagasasi di Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.
Pelatihan manajemen air minum tingkat muda ini akan diakhiri dengan uji kompetensi untuk memperoleh sertifikasi.
Saat pembukaan, Senin (13/4/2026), kepada para peserta, Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Reza Lutfi menegaskan, bahwa pelatihan manajemen air minum ini salah satu upaya pimpinan perusahaan untuk meningkatkan kompetensi para pegawai.
Dengan tingkat kompetensi yang semakin baik, tentu meningkatkan pula profesionalisme untuk membangun layanan air minum yang andal, profesional, dan berkelanjutan.
“Dengan SDM yang baik dan profesional, para pegawai tentu menjadi investasi jangka panjang perusahaan yang tugasnya melayani air bersih bagi masyarakat,” ucap Reza.
Reza berharap, melalui pendidikan manajemen air minum tersebut, ke depan kualitas layanan pada masyarakat terus meningkat.
Ditegaskan, pendidikan ini juga merupakan strategi perusahaan dalam memperkuat kompetensi teknis dan manajerial pegawai. Sebab, pelatihan peningkatan SDM dan kompetensi ini, merupakan kunci utama dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Diminta kepada semua peserta dapat memanfaatkan kesempatan baik ini untuk belajar lebih baik. Para peserta kali ini merupakan orang-orang terpilih dari ratusan pegawai yang belum mengikuti pelatihan.
Namun ke depan, pelatihan akan terus dilakukan hingga tingkat madya secara bertahap, sesuai kemampuan keuangan perusahaan. Sebab pelatihan manajemen air minum merupakan dasar dalam melaksanakan tugas sebagai pelayan masyarakat. (tim media)


