Kantor Pusat Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi yang berada di Tegaldanas, Cikarang Pusat, secara berangsur-angsur tak lagi melayani pembayaran rekening air pelanggan maupun tunggakan rekening.
“Saat ini, sudah jarang, bahkan tidak ada pelanggan yang melakukan pembayaran rekening air di kantor pusat, sudah dilimpahkan ke kantor cabang,” kata Kepala Bagian Informasi Teknologi Perumda Tirta Bhagasasi Irwan Indrawan, Jumat (6/2/2026).
Meski begitu, manajemen tidak menutup pintu kepada pelanggan yang melakukan pembayaran rekening di kantor pusat.
Dengan kekuatan digitalisasi yang diterapkan, seperti aplikasi Pendekar Bhagasasi, pembayaran rekening pelanggan dapat dilakukan tanpa mendatangi loket pembayaran.
Sedangkan, untuk transaksi pembayaran non-air seperti pasang baru (PB), penyambungan kembali (PK), ganti water meter serta balik nama rekening, ke depannya tak lagi menggunakan kertas tetapi sudah dalam bentuk digital yang bisa dilihat melalui ponsel.
Dia menjelaskan, sekitar 20 persen pelanggan Perumda Tirta Bhagasasi yang masih mendatangi loket-loket pembayaran di kantor cabang untuk melakukan transaksi pembayaran secara tunai. Selebihnya, 80 persen pelanggan telah melakukan transaksi non-tunai.
“Sudah waktunya kita menerapkan digitalisasi dan berdampak terhadap efisiensi pengeluaran perusahaan. Kuncinya, memasukkan nomor ponsel pelanggan atau email pelanggan. Tahun ini, kita diwajibkan mencantumkan nomor handphone/WA kepada pelanggan yang melakukan pasang baru,” imbuhnya.
Meski begitu, untuk pelanggan yang berdomisili di wilayah tertentu masih memerlukan pembayaran tunai karena berbagai faktor yang bisa dimaklumi.
“Kita juga melihat kondisi sosial dan ekonomi pelanggan untuk menerapkan digitalisasi sepenuhnya,” pungkasnya. (tim media)


