Tekan Kehilangan Air untuk Tingkatkan Pendapatan

Kehilangan atau kebocoran air yang masih tinggi menjadi salah satu fokus yang harus dikurangi. Setiap kantor cabang dan kantor cabang pembantu, harus melakukan laporan kinerja tekait mengatasi kebocoran.

‘Jika setiap bulan dapat mengurangi kehilangan air satu persen satu saja, itu sudah sangat meningkatkan pendapatan. Karena itu, kami Dewan Pengawas juga sering melakukan kunjungan ke kantor- kantor cabang dan kantor cabang pembantu untuk ikut mensupport para pelaksana di lapangan,” kata anggota Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah Tirta Bhagasasi Bekasi Romli Romliandi dan Bagas Sugeng Triyanto, kemarin.

“Kami bersama Direktur Teknik, terus mencari solusi bagaimana caranya mengurangi kehilangan air. Ini adalah pekerjaan internal yang harus terus ditingkatkan, sehingga kehilangan air dapat semakin ditekan” tegas Romli.

Untuk tindak lanjut mengatasi kehilangan air atau air tidak berekening itu, diperlukan komitmen yang tinggi bagi setiap pelaksana di lapangan. Tentu dengan pengawasan yang terus menerus dilakukan.

Hal yang sama juga dilontarkan Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Reza Lutfi, belum lama ini. Kebocoran air terjadi disebabkan berbagai hal. Bisa karena teknis mulai dari pengolahan, distribusi air melalui jaringan perpipaan kepada pelanggan.

Ada juga karena sambungan liar yang sering dijumpai di lapangan, sehingga air terus mengalir tanpa rekening. Untuk kebocoran secara teknis, bisa terjadi karena usia teknis pipa. Juga akibat akurasi water meter yang harus diganti. (tim media)