Banjir Januari 2026 di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengakibatkan sedikitnya 8.000 hektare sawah tergenang hingga berminggu-minggu. Akibatnya, banyak petani yang merugi karena gagal panen.
Dinas Pertanian setempat mencatat, banjir melanda 14 kecamatan dan 79 desa. Terkait hal itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan Eem Embang Lesamanasari menyebut, pihaknya mengusulkan bantuan benih kepada Kementerian Pertanian.
Pihaknya, akan menerima bantuan benih 217 ton 325 kilogram. Bantuan tersebut akan diberikan kepada petani terdampak banjir untuk kebutuhan tanam ulang.
Tiap hektare rata-rata membutuhkan.25 kilogram bibit padi. Penyaluran benih akan dilakukan berbasis data Calon Petani dan Calon Lokasi yang diusulkan sebelumnya.
Distribusi dimulai dengan penerbitan surat perintah kepada penyedia benih. Kemudian, akan menyusun penjadwalan penyaluran untuk 14 kecamatan secara tertib.
Pendistribusian, kemudian diinformasikan kepada kelompok tani penerima di lokasi yang ditentukan. Kemudian, Dinas Pertanian melakukan monitoring di lapangan memastikan bantuan tepat sasaran. Penyaluran pun dilakukan transparan sesuai ketentuan yang berlaku.
Diharapkan, melalui bantuan benih tersebut, petani tidak terlalu rugi dan segera tanam kembali. (tim media)


