Penambahan Kapasitas Produksi Air hingga 2023

Pengembangan IPA Sebagai Langkah untuk Mencapai Target Perusahaan

Bekasi – Penambahan kapasitas produksi air PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi tiap tahun bertambah. Adapun penambahan kapasitas produksi air tahun 2019 sebesar 340 liter per detik (l/d), tahun 2020 sebesar 150 l/d, tahun 2021 ditargetkan 150 l/d, tahun 2022 sebanyak 300 l/d. Maka, sampai tahun 2023 penambahan kapasitas produksi sebesar 940 l/d.

Sebagai gambaran, kapasitas produksi air bersih PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi, hingga Desember 2017 tercatat 4.935 liter per detik (l/d). Jumlah tersebut terdiri dari hasil Instalasi Pengolahan Air (IPA) sebanyak 3.085 l/d, dan air curah hasil kerjasama badan usaha swasta atau pihak ketiga (investasi) 1.850 l/d.

Lima tahun kedepan sehingga perencanaan bisnis dapat terealisasi, untuk itu sebagai penunjang pencapaian tersebut diperlukan optimalisasi dari sistem yang ada, dan program pengembangan sumber air dan instalasi yang terdapat di enam lokasi yaitu :

  1. Pengembangan IPA Lemah Abang 150 l/d tahun 2018.
  2. Pengembangan IPA Kedungwaringin 50 l/d tahun 2108.
  3. Pengembangan IPA Cikarang Barat 150 l/d tahun 2018.
  4. Pengembangan IPA Cabangbungin 50 l/d tahun 2019.
  5. Pengembangan IPA Tarumajaya 2 x 150 l/d tahun 2020.
  6. Pengembangan IPA Tegal Danas 200 l/d tahun 2021.

Investasi

Untuk membangun sejumlah fasilitas IPA dan jaringan perpipaan sesuai pengembangan wilayah cakupan layanan hingga 2023, sudah barang tentu memerlukan modal atau investasi yang besar. Investasi ini dapat bersumber dari bantuan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi. Kemudian, penyertaan modal dari Pemerintah Daerah sebagai pemilik PDAM, mengingat ketersediaan air bersih bagi masyarakat adalah kewajiban Pemerintah.

Kemudian sumber investasi dari internal PDAM sendiri, investasi kerjasama badan usaha swasta atau pihak ketiga yang saling menguntungkan, dan pemberian pinjaman dari lembaga perbankan, serta sumber-sumber investasi lainnya. Sebab tanpa investasi atau modal yang besar, pemenuhan ketersediaan air bersih bagi masyarakat terutama di perkotaan, sulit dipenuhi akibat faktor lingkungan perkotaan yang semakin rusak.

Pelanggan aktif PDAM Tirta Bhgasasi Bekasi di wilayah Kabupaten dan Kota Bekasi, hingga pertengahan 2018, tercatat 231.143 SL. Jumlah penduduk yang terlayani sebanyak 1.816.626 jiwa atau 35,42 persen dari jumlah penduduk sebanyak 5.129.270 jiwa. Sedangkan penduduk di wilayah teknis yang terlayani sebanyak 1.816.626 jiwa atau 40,42 persen dari jumlah penduduk yang ada jaringan pipa sebanyak 4.505.240 jiwa.