Tahun 2026, pengumpulan zakat fitrah di Kabupaten Bekasi naik dari tahun 2025. Jika tahun lalu terkumpul Rp 2 miliar lebih, tahun ini targetnya Rp 3 miliar lebih.
“Adapun sumber penghimpunan zakat, di antaranya dari perangkat dinas instansi di lingkungan Pemkab Bekasi, sekolah melalui Unit Pengumpul Zakat, sektor swasta dan masyarakat umum,” ungkap Ketua Baznas Kabupaten Bekasi Aminnulloh, kemarin.
Disebut, zakat fitrah tahun 2025 terkumpul Rp 2.097.464.000. Lalu, tahun 2026, ditargetkan Rp 3.030.000.000.
Ia pun memaparkan, bahwa strategi pencapaian dengan memperkuat peran bendahara dinas sebagai UPZ, mengoptimalkan UPZ sekolah, memperluas kerja sama dengan sektor swasta.
Dengan demikian, diharapkan mampu memperluas jangkauan pengumpulan zakat fitrah. Termasuk membuka delapan titik konter layanan yang mudah dijangkau masyarakat.
Adapun titik konter layanan, seperti di Aeon Mall Deltamas, Masjid Pemda, BAZNAS Microfinance Cibitung, Mall Pelayanan Publik Cikarang, perguruan tinggi, dan perusahaan. Untuk memudahkan pelayanan di setiap konter layanan, dijaga dua petugas terlatih.
Terkait pendistribusian, jika tahun lalu disalurkan ke 46 titik desa secara bergilir, tahun 2026 minimal 50 titik, dengan memprioritaskan wilayah terdampak banjir di 14 kecamatan. (tim media)


