Berdasarkan data dari Bagian Informasi Teknologi Perumda Tirta Bhagasasi Bekasi, terdapat sekitar 42.000 sambungan langganan bersatus nonaktif. Bagian IT siap bekerja sama dengan divisi/bagian lain untuk mengaktifkan kembali pelanggan yang berstatus nonaktif.
“Berdasarkan ‘database’ kami, terdapat 42.000 pelanggan nonaktif,” kata Kepala Bagian IT Perumda Tirta Bhagasasi Irwan Indrawan, Sabtu (7/2/2026).
Dia menjelaskan, sebaran puluhan ribu pelanggan nonaktif tersebut dapat dilihat secara detail melalui “database” Bagian IT. Data yang tersimpan mulai dari tempat tinggal, termasuk alamat lengkap, hingga golongan pemakaian air, masih tersimpan dengan rapi dalam bentuk digital.
Para pelanggan nonaktif ini merupakan calon pelanggan yang sangat potensial untuk “digarap” bersama-sama dengan Bagian Pemasaran, Hubungan Pelanggan, maupun divisi lainnya. Mengingat, jaringan perpipaan sudah masuk ke rumah-rumah pelanggan nonaktif ini.
“Kami siap bekerja sama dengan divisi pemasaran maupun lainnya, untuk mengaktifkan kembali pelanggan yang berstatus nonaktif tersebut,” imbuhnya.
Pertengahan tahun ini, menjadi batas akhir menyelesaikan pemisahan aset Perumda Tirta Bhagasasi, Kabupaten Bekasi dan Perumda Tirta Patriot, Kota Bekasi. Dampak yang ditimbulkan dari pemisahan aset ini, berkurangnya pelanggan Perumda Tirta Bhagasasi karena beralih status menjadi pelanggan Perumda Tirta Patriot.
Menyikapi hal ini, sejak jauh-jauh hari jajaran Direksi Perumda Tirta Bhagasasi tengah mencari solusi untuk menambah jumlah pelanggan aktif. Salah satunya, dengan mengaktifkan kembali pelanggan yang berstatus nonaktif. (tim media)


