Pemerintah Kabupaten Bekasi mengimbau seluruh penyedia fasilitas kesehatan di Kabupaten Bekasi untuk terus bertransformasi. Sistem layanan kesehatan saat ini dituntut untuk beradaptasi dengan perubahan pola hidup masyarakat yang kian sadar akan pentingnya aktivitas fisik dan kebugaran tubuh.
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengungkap bahwa dinamika kebutuhan medis saat ini telah bergeser. Masyarakat tidak lagi hanya datang untuk pengobatan, tetapi juga menuntut adanya layanan pencegahan dan pemulihan yang terintegrasi dengan hobi atau rutinitas olahraga mereka.
“Sistem kesehatan tidak boleh statis. Harus mampu mengikuti perkembangan zaman, terutama melihat meningkatnya antusiasme warga terhadap aktivitas fisik. Kehadiran fasilitas pendukung seperti pusat rehabilitasi ini adalah jawaban atas kebutuhan masyarakat yang semakin modern,” kata Asep saat menghadiri peresmian Sport and Rehabilitation Center di Rumah Sakit Hermina Grand Wisata Tambun.
Ia menyebut, kesadaran warga Kabupaten Bekasi khususnya generasi muda terhadap olahraga seperti lari, tenis, hingga gym sangat tinggi. Namun, tren positif ini membawa tantangan tersendiri berupa risiko cedera otot dan sendi jika tidak didukung oleh tenaga profesional. Asep menilai, layanan kesehatan yang adaptif harus bisa memberikan edukasi sekaligus penanganan yang tepat agar aktivitas fisik tersebut tidak justru berdampak buruk pada kesehatan jangka panjang.
“Gaya hidup sehat harus berjalan beriringan dengan pemahaman medis yang benar. Kami ingin masyarakat Bekasi tidak hanya aktif, tapi juga produktif dan aman dalam menjalankan hobi olahraganya,” pungkasnya. (Tim Media)


