Usai Dilantik, Gubernur Jabar Beri Tiga Instruksi Khusus ke Bupati Bekasi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah melantik Asep Surya Atmaja menjadi Bupati Bekasi dengan masa jabatan 2025-2030. Dalam pelantikan yang digelar di Bandung itu, Dedi yang akrab disapa KDM (Kang Dedi Mulyadi) memberikan instruksi untuk Bupati Bekasi yang wajib dituntaskan, yakni penyediaan fasilitas dokter di tingkat desa, perbaikan akses jalan, hingga pembenahan bangunan sekolah.

Dedi mengarahkan Pemkab Bekasi untuk mengalokasikan anggaran bagi perekrutan tenaga medis berbasis kontrak di setiap desa dan kelurahan. Para dokter tersebut akan ditugaskan mengelilingi wilayahnya setiap hari guna memberikan perawatan medis secara langsung (door-to-door) kepada warga kurang mampu. Kehadiran dokter yang secara aktif menyambangi pemukiman dinilai dapat memberikan kesetaraan layanan kesehatan layaknya memiliki dokter pribadi.

“Langkah merekrut dokter daerah di tiap kelurahan dan desa sangat penting untuk menyisir warga yang sedang terjangkit penyakit. Mendatangi dan mengobati masyarakat tidak mampu di kediamannya adalah bentuk pengabdian nyata yang luar biasa,” tutur Dedi.

Tak hanya sektor kesehatan, Gubernur turut menyoroti masih tingginya angka sarana publik yang memprihatinkan. Padahal, Kabupaten Bekasi tergolong memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang terbilang besar. Dedi pun memberikan tenggat waktu tegas hingga tahun 2027 agar persoalan jalan berlubang serta sekolah rusak dapat terselesaikan secara menyeluruh.

“Bupati harus memasang target jelas bahwa pada tahun 2027 mendatang, seluruh ruas jalan di Bekasi harus mulus dan tidak ada lagi gedung sekolah dalam kondisi memprihatinkan,” tutupnya.

Dalam arahannya, Dedi juga mengingatkan Asep untuk menjaga integritas dan profesionalisme selama menjabat. Ia mewanti-wanti agar Bupati fokus mengurus daerah tanpa terlibat dalam kegiatan bisnis pribadi, serta memastikan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa berjalan secara terbuka dan bersih. (Tim Media)