Dari 27 wilayah administrasi kota dan kabupaten se-Jawa Barat, masing-masing memiliki Palang Merah Indonesia. Dari jumlah itu, PMI Kabupaten Bekasi masuk tiga besar posisi strategis setelah Kota Bandung dan Kabupaten Cirebon.
PMI Kabupaten Bekasi yang kini dikomandoi Ahmad Kosasih bahkan dapat menjadi percontohan bagi PMI lainnya.
Pernyataan itu disampaikan Ketua PMI Jawa Barat Adang Rochjana, saat pelantikan pengurus PMI Kabupaten Bekasi periode 2026-2031, kemarin.
Adang meminta PMI Kabupaten Bekasi terus meningkatkan kiprahnya dalam pelayanan kemanusiaan dan soial. Tidak hanya penyedia darah sebagai bank darah daerah, tapi mampu berbuat dalam bantuan sosial lainnya.
PMI dalam setiap program harus diarahkan pada pelayanan kemanusiaan, bukan sekadar membangun citra organisasi. Dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Dalam melaksanakan tugas, pengurus PMI harus melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan BPBD, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta kapasitas relawan dalam menghadapi berbagai kondisi darurat.
Kekuatan PM ditentukan keberadaan dan kesiapsiagaan relawan, tenaga sukarela, dan diperlukan menjaga kesiapan pelayanan kemanusiaan. (tim media)


