Pemerintah Kabupaten Bekasi mulai memoles area perbatasan dan jalur masuk wilayahnya dengan memasang Penerangan Jalan Umum dekoratif. Sebaran lampu PJU ini mencakup sejumlah titik, di antaranya jalur Cileungsi, perbatasan Kota Bekasi, sisi utara yang berbatasan dengan DKI Jakarta, hingga batas Karawang.
Kepala Bidang Sarana Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi Deny Hendra Kurniawan menerangkan bahwa pemilihan model dekoratif di area gerbang wilayah bertujuan agar setiap pengguna jalan yang melintas langsung menyadari bahwa mereka telah memasuki kawasan Kabupaten Bekasi.
“Konsep dekoratif ini memang sengaja diterapkan di seluruh pintu masuk wilayah sebagai penanda visual yang tegas bagi masyarakat,” ungkap Deny.
Berdasarkan pemaparannya, struktur tiang PJU ini mengombinasikan gaya tiang putih khas Pemprov Jawa Barat dengan sentuhan kearifan lokal Bekasi. Bagian atas tiang dihiasi ornamen simbol golok dan logo daerah, tanpa menghilangkan aksen batik Mega Mendung. Pemasangan lampu penerangan ini juga menyasar sejumlah jalan protokol.
Secara rinci, total pengadaan PJU tahun 2026 ini meliputi 300 unit tiang single dekoratif, 50 unit double dekoratif, 150 unit single ornamen, serta 1.967 titik single stang yang terhubung ke jaringan PLN. Khusus tipe single stang, distribusinya dibagi rata untuk wilayah utara (983 titik) dan wilayah selatan (984 titik).
Saat ini pengerjaan fisik di lapangan masih berlangsung secara bertahap sesuai tenggat kontrak kerja berkisar 90 sampai 120 hari. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk memaklumi apabila menemukan beberapa titik tiang yang sudah berdiri namun belum memancarkan cahaya.
“Seluruh paket pekerjaan di Dishub masih berproses secara bertahap. Jika ada jaringan yang belum menyala, itu karena pengerjaannya memang belum rampung secara penuh,” tandasnya. (Tim Media)


