Peningkatan cakupan pelayanan air minum merupakan salah satu mandat utama Perumda Tirta Bhagasasi dalam menjalankan fungsi pelayanan publik. Pada tahun 2026-2027, perusahaan menargetkan peningkatan jumlah penduduk yang terlayani air minum perpipaan secara bertahap seiring dengan pertumbuhan penduduk Kabupaten Bekasi.
“Berdasarkan proyeksi, pertumbuhan penduduk Kabupaten Bekasi meningkat dari 3.440.437 juta jiwa pada tahun 2026, menjadi 3.502.009 juta jiwa pada tahun 2027. Jumlah penduduk terlayani ditargetkan meningkat dari sekitar 1.104.988 jiwa menjadi lebih dari 1.186.144 jiwa pada akhir tahun 2027,” ujar Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Reza Lutfi, belum lama ini.
Perumda Tirta Bhagasasi menghadapi tantangan sekaligus peluang dalam memperluas cakupan pelayanan air minum aman dan layak, khususnya di wilayah yang selama ini belum terlayani secara optimal.
Dari sisi cakupan wilayah pelayanan, Perumda Tirta Bhagasasi menargetkan peningkatan cakupan dari sekitar 41,52% menjadi 43,02%. Angka ini menunjukkan bahwa perluasan pelayanan tidak hanya difokuskan pada jumlah pelanggan, tetapi juga pada perluasan jangkauan geografis layanan.
Upaya ini dilakukan dengan mempertimbangkan aspek teknis, ketersediaan sumber air, kesiapan jaringan, serta kemampuan operasional perusahaan.
Peningkatan cakupan pelayanan, diharapkan mampu mendukung target pembangunan daerah, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, serta memperkuat peran Perumda Tirta Bhagasasi sebagai penyedia layanan dasar yang andal dan berkelanjutan. (tim media)


