Perumda Tirta Bhagasasi dan BPBD Kabupaten Bekasi Perkuat Sinergi Minimalisir Dampak Musim Kemarau

Musim kemarau kolaborasi lintas instansi diperkuat di Kabupaten Bekasi untuk mengantisipasi krisis air bersih. Perusahaan Umum Daerah Tirta Bhagasasi menyatakan kesiapannya untuk menyuplai pasokan air, yang kemudian disalurkan secara berkala oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi ke wilayah-wilayah terdampak.

Saat ini berdasarkan catatan BPBD Kabupaten Bekasi, sebanyak 65 ribu liter air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan selama periode 9 -17 Juni 2026.

Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi Reza Luthfi Hasan menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar air bersih ke masyarakat saat bencana kekeringan sejalan dengan visi perusahaan sebagai pelayanan publik. Dalam penanganan ini, Perumda Tirta Bhagasasi bertindak sebagai penyedia hulu yang menjamin ketersediaan air bersih dari kantor cabang maupun jaringan terdekat dari wilayah terdampak kekeringan.

“Kami memiliki tanggung jawab moral dan sosial yang sama dalam membantu masyarakat. Oleh karena itu, pasokan air bersih siap kami optimalkan untuk mendukung gerak cepat BPBD di lapangan,” kata Reza.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi Dodi Supriadi mengungkap, bantuan tersebut berhasil menjangkau sedikitnya 909 kepala keluarga yang tersebar di dua titik terparah, yakni Desa Ridogalih Kecamatan Cibarusah dan Desa Nagasari Kecamatan Serang Baru. Sebanyak delapan unit mobil tangki juga telah disiagakan untuk memasok permintaan air bersih.

“Kami terus memantau dinamika di lapangan. Begitu stok air di pemukiman mulai menipis dalam satu atau dua hari, masyarakat bisa langsung berkoordinasi agar pengiriman ulang segera dijadwalkan,” tutup Dodi. (Tim Media)