Perkuat Respons Darurat Kawasan Industri, Pemkab Bekasi Gelar Ajang Ketangkasan Damkar 2026

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi mengintensifkan kolaborasi lintas sektor demi memperketat pengamanan aset daerah dan keselamatan publik. Strategi ini ditempuh untuk mengimbangi terbatasnya pos armada pemerintah dalam menjangkau wilayah industri yang menampung lebih dari 7.000 perusahan.

Penguatan sinergi tersebut ditunjukkan lewat penyelenggaraan Fire Fighter Skill Competition 2026 di Cikarang Pusat, Kamis (6/8/2026). Perlombaan kemampuan teknis ini melibatkan 63 kontingen pemadam internal dari 43 perusahaan swasta yang memperebutkan trofi kejuaraan.

Kepala Disdamkarmat Kabupaten Bekasi Adeng Hudaya mengungkapkan bahwa dukungan dari armada swasta di kawasan industri memegang peranan vital dalam mempercepat pemadaman api selama ini.

“Setiap pabrik memang wajib menerapkan K3, namun belum seluruhnya memiliki armada pemadam mandiri. Kemitraan seperti inilah yang sangat menguntungkan. Sebagai gambaran, insiden kebakaran di Kawasan GIIC bisa langsung ditangani oleh tim pemadam Jababeka secara spontan tanpa perlu menunggu arahan kami,” kata Adeng.

Kompetisi edisi 2026 memfokuskan penilaian pada dua materi utama, yakni kecepatan serta ketepatan penggelaran selang (hose laying) dan kepatuhan pada regulasi K3. Tingkat partisipasi tahun ini terhitung melonjak drastis jika dibandingkan dengan ajang edisi 2024 yang saat itu belum mencapai 30 unit usaha. Menurutnya, ajang ini berfungsi sebagai sarana refreshment untuk mengasah kembali kecakapan para petugas di lapangan, sekaligus memupuk kebersamaan antara Disdamkarmat dengan jajaran pemadam kawasan.

“Kegiatan ini juga untuk penyegaran kemampuan personel damkar dan aja g silaturahmi antara petugas Pemadam Pemerintah dengan swasta,” tutupnya. (Tim Media)