Pemerintah Kabupaten Bekasi resmi menyepakati penunjukan lahan pengganti bagi tiga sekolah dasar di wilayah Kecamatan Setu yang terkena dampak jalur pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Sisi Selatan. Langkah ini menjadi titik terang bagi keberlanjutan sarana pendidikan gedung SDN Burangkeng 03, SDN Burangkeng 04, serta SDN Ciledug 03 setelah melalui serangkaian kajian operasional teknis.
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa keputusan penentuan titik lokasi baru tersebut berpatokan pada sistem pemeringkatan serta penilaian kelaikan di lapangan.
“Saya sudah menetapkan (lahan pengganti) sesuai ranking dan akan ditindaklanjuti dikirim ke kementerian. Karena yang akan mengganti dari kementerian dan pihak tol yang membangun,” terang Asep.
Sementara, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Bekasi Hudaya mengungkap bahwa seluruh alur evaluasi lahan pengganti dilakukan secara independen oleh tim lintas dinas. Setelah berkas fisik diterima kementerian terkait, lanjut Hudaya, tahap pembebasan tanah hingga pengerjaan fisik bangunan gedung baru bagi ketiga sekolah dipastikan segera direalisasikan oleh kontraktor jalan tol.
“Prosedurnya dimulai dari nota Dinas Pendidikan ke Sekda, diteruskan ke Bagian Hukum untuk dirapatkan, lalu tim melakukan peninjauan lapangan. Setelah kandidat lahan ditemukan, tim teknis memberi pembobotan nilai secara objektif tanpa penunggang kepentingan. Titik yang meraih perolehan skor tertinggilah yang disetujui pimpinan untuk dijadikan lokasi baru,” tutup Hudaya. (Tim Media)


