Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan akan menanggung seluruh biaya perawatan medis dan pemulihan bagi warga yang menjadi korban Kecelakaan Kereta Api Bekasi Timur. Sebagai langkah jangka panjang, Pemkab Bekasi telah menginstruksikan RSUD Kabupaten Bekasi untuk memfasilitasi pengobatan lanjutan bagi korban luka.
Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja mengungkap langkah ini diambil agar proses kontrol kesehatan dan rehabilitasi pascakejadian tidak membebani kondisi ekonomi keluarga korban. Oleh sebab itu seluruh biaya kontrol dan perawatan di RSUD Kabupaten Bekasi nantinya akan difasilitasi penuh oleh pemerintah daerah hingga para korban dinyatakan pulih total.
“Kehadiran kami disini untuk memastikan seluruh warga mendapatkan penanganan medis yang optimal. Pemerintah daerah berkomitmen memberi dukungan moril maupun material bagi keluarga yang tengah tertimpa musibah ini,” ucap Asep.
Berdasarkan laporan tim medis, lanjut Asep, saat ini masih terdapat 11 orang yang menjalani perawatan intensif, dimana satu orang di antaranya harus menjalani tindakan operasi besar. Dan beberapa pasien menunjukkan pemulihan dan sudah diizinkan untuk pulang.
“Kami sangat berduka atas gugurnya 12 warga kami dalam insiden ini. Saat ini, fokus utama adalah identifikasi korban lain yang identitasnya belum terdata secara lengkap,” tutupnya. (Tim Media)


