Pemerintah Kabupaten Bekasi menatap ajang Pekan Olahraga Provinsi XV dan Peparbangda VII Jawa Barat tahun 2026 dengan penuh rasa percaya diri. Meski dihadapkan pada tantangan penyesuaian fiskal daerah, komitmen penuh tetap diberikan kepada para pejuang olahraga yang akan mengharumkan nama daerah.
Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menegaskan bahwa ribuan kontingen yang diberangkatkan memikul tanggung jawab moral untuk menjaga kehormatan masyarakat Bekasi di kancah regional.
“Kami menyadari kondisi fiskal saat ini berbeda jika dibandingkan dengan empat tahun silam. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan langkah. Kami yakin potensi atlet Kabupaten Bekasi sangat besar dan target masuk dalam jajaran tiga besar dapat diwujudkan,” ujar Asep.
Sebagai bentuk apresiasi nyata atas keringat dan kerja keras para atlet, Pemkab Bekasi telah menyiapkan skema penghargaan finansial yang kompetitif. Peraih medali emas diguyur bonus sebesar Rp100 juta, medali perak Rp75 juta, dan medali perunggu senilai Rp50 juta.
Semangat juang serupa juga ditegaskan oleh Ketua KONI Kabupaten Bekasi Reza Lutfi. Menurutnya, kontingen tahun ini dipersiapkan secara selektif melalui kajian ketat dari Badan Pembinaan Prestasi agar setiap cabang olahraga yang dikirim benar-benar kompetitif.
“Kami membawa kekuatan total sekitar 1.300 orang, baik atlet, official, pelatih, termasuk kurang lebih 750 atlet dari 49 cabang olahraga resmi binaan KONI-Disbudpora ditambah 9 cabor mandiri. Target realistis hitungan medali emas kita berada di angka 128 medali untuk mengunci posisi tiga besar,” jelas Reza. (Tim Media)


