Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Perhubungan mulai memperketat pengawasan armada angkutan jalan jelang masa mudik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh armada, khususnya bus Antar Kota Antar Provinsi dan Antar Kota Dalam Provinsi dalam kondisi prima sebelum mengangkut pemudik ke kampung halaman.
Kepala Bidang Angkutan Umum Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi Firman Arief Sembada mengungkap, pengecekan kendaraan ini dilakukan secara maraton di tiga titik lokasi. Yakni di pool bus Primajasa, Sahabat, dan Terminal Kalijaya Cikarang.
“Hari ini kami ada di dua pool ya, baru di pool, terus satu terminal. Tapi berangsur untuk besok pasti kami datangi di pool-pool yang dikhususkan untuk mendukung mudik lebaran tahun 2026. Kan yang diharuskan itu AKDP, AKAP, dan bus pariwisata biasanya,” ucap Firman.
Pemeriksaan tidak hanya menyasar aspek fisik kendaraan seperti sistem pengereman, lampu, dan kondisi ban, tetapi juga kelengkapan administrasi. Selain kelaikan armada, Dishub Kabupaten Bekasi juga menaruh perhatian besar pada faktor manusia. Bekerja sama dengan Badan Narkotika Kabupaten, setiap pengemudi bus wajib menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes urine.
“Termasuk supir juga dicek kesehatannya, terus ada tes dari BNK (terkait) narkobanya. Ya intinya untuk meningkatkan layanan dari para pengusaha transportasi, sehingga mudik tahun 2026 ini berjalan aman, sukses, dan tertib,” pungkasnya. (Tim Media)


