Inovasi Green Service Urus SIM di Polres Metro Bekasi Kini Bisa Pakai Sampah

Polres Metro Bekasi meluncurkan terobosan unik lewat program Green Service, di mana masyarakat bisa membiayai pengurusan SIM menggunakan sampah rumah tangga bernilai ekonomis. Langkah yang terintegrasi dengan 482 bank sampah ini bertujuan mendukung gerakan zero waste sekaligus mengurai persoalan penumpukan limbah di Bekasi.

Adapun sampah yang dapat disetorkan meliputi botol plastik (Rp3.000/kg), tutup botol (Rp5.000/kg), kardus (Rp1.800/kg), serta minyak jelantah (Rp7.000/kg) yang dikonversi melalui sistem buku tabungan untuk menutup biaya PNBP, asuransi, hingga tes psikologi.

“Program green service ini dipadukan dengan pemilahan sampah yang kemudian bisa dikonversi untuk biaya pembuatan SIM, baik itu baru maupun perpanjang. Jadi seluruh layanan publik yang ada di Polres Metro Bekasi yang ada PNBP-nya nanti bisa ditukar dari hasil penjualan sampah,” kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni.

Untuk menjamin keberlanjutan program ini, pihaknya juga menerapkan skema jemput bola di tingkat Polsek untuk mengakomodasi transportasi warga menuju Satpas SIM di Delta Mas dan Kalimalang. Sehingga masyarakat cukup menitipkan barang bekas ke kantor Polsek terdekat, lalu personel kepolisian yang akan mengoordinasikan moda transportasi mereka menuju pusat penerbitan SIM.

“Kami mengajak masyarakat pengurus lingkungan untuk sama-sama bergerak memilah sampah dan membuat SIM dari hasil tabungan pemilahan sampah mereka,” pungkasnya. (Tim Media)