Dalam mendeteksi kerawanan sosial di tengah masyarakat, telah lama hadir Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat. Forum ini merupakan mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Karena itu, antara pemerintah daerah dan forum tersebut perlu saling mendukung dan menopang. Mengingat kehadiran kawasan industri terbesar Asia Tenggara sekaligus daerah penyangga Jakarta.
Kemudian, di Kabupaten Bekasi masyarakatnya beragam suku, agama, dan budaya. Perkembangan dan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan menjadi kekuatan daerah.
Namun, di balik itu juga menghadirkan potensi kerawanan yang perlu diantisipasi, mengingat dinamika sosial masyarakat berlangsung sangat cepat.
Penjelasan itu disampaikan Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja saat mengukuhkan kepengurusan FKDM Kabupaten Bekasi, Selasa (8/9/2026).
Karena itu, Asep menilai keberadaan FKDM sangat penting. Diharapkan, para anggota forum ini mampu menjalankan fungsi deteksi dini terhadap berbagai ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan.
Pengurus FKDM yang baru, diminta memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah daerah hingga desa, TNI dan Polri, serta elemen masyarakat.
“Deteksi dini tidak hanya dibutuhkan ketika persoalan telah muncul, tetapi justru harus dilakukan sebelum terjadi gesekan di tengah masyarakat,” katanya.
Asep juga mengingatkan perlu ada pemetaan kondisi sosial masyarakat, agar setiap kebijakan dapat berjalan kondusif.
Ketua FKDM Kabupaten Bekasi Apud Syaefudin mengatakan bahwa FKDM tidak dibentuk untuk mengambil alih tugas pemerintah maupun aparat keamanan. Tapi FKDM hadir sebagai mitra strategis menghimpun informasi dan mencermati perkembangan situasi masyarakat. (tim media)


