Ketahanan pangan merupakan fondasi penting dalam pembangunan ekonomi. Jika kehatanan pangan sudah terwujud, dengan sendirinya akan terjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Terkait hal itu, secara umum, ketahanan pangan di Kabupaten Bekasi kini dalam kondisi cukup. Namun demikian, masih perlu memetakan kondisi dan mengidentifikasi wilayah yang masih memerlukan ketahanan pangan.
Penjelasan itu dilontarkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bekasi Ani Gustini dalam rapat koordinasi ketahanan pangan, kemarin.
Dikatakan, dalam memetakan kondisi ketahanan pangan, perlu didukung data Food Security and Vulnerability Atlas. Hal ini penting dalam memetakan kondisi ketahanan pangan.
Yang harus dilakukan guna mewujudkan katahanan pangan, mutlak dilakukan kolaborasi antara pemerintah daerah, kecamatan, pemerintah desa. Termasuk dunia usaha dan sektor industri .
Hal itu sejalan dengan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility. Melalui program CSR, keterbatasan anggaran dalam APBD akan terbantu.
Dana desa, sesuai aturan dapat dialokasikan 20 persen untuk program ketahanan pangan. (tim media)


