Tidak Ada Kasus Hantavirus di Kabupaten Bekasi

Kendati belum ada kasus Hantavirus di Kabupaten Bekasi, pemerintah daerah setempat telah melakukan sejumlah upaya. Setidaknya terus melaksanakan koordinasi dengan seluruh rumah sakit, puskesmas, maupun klinik.

Kemudian, meningkatkan kewaspadaan melalui penguatan deteksi dini di fasilitas layanan kesehatan. Memperkuat kesiapsiagaan tenaga kesehatan mengenali gejala terhadap dugaan kasus Hantavirus, dan langkah awal jika ada temuan kasus.

Penjelasan itu disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Supriadinata, Selasa.

Pihaknya juga menyiapkan fasilitas pelayanan kesehatan beserta tenaga medis melakukan screening awal terhadap penyakit tersebut.

Upaya lain, juga memberikan pelatihan kepada tenaga kesehatan terkait screening awal dan pengenalan gejala Hantavirus. Melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui penyuluhan dan publikasi informasi kesehatan.

Dikatakan, hantavirus gejalanya mirip dengan demam berdarah, demam tinggi, nyeri otot, kelelahan, hingga sesak.

Penyakit ini umumnya ditularkan hewan pengerat seperti tikus yang hidup di lingkungan kotor. Karena itu, diimbau masyarakat terus menjaga kebersihan lingkungan.

Masyarakat, diimbau tidak panik apabila menemukan gejala yang mengarah pada Hantavirus dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. (tim media)