peletakanbatu

Pada hari senin tanggal 29 September 2014, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi Bekasi genap berusia 33 tahun. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota Bekasi. Pada perayaan ulang tahun kali ini kegiatannya dipusatkan di kampung Tegal Danas Desa Hegar Mukti Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi, dengan agenda peletakan batu pertama pembangunan Kantor PDAM Tirta Bhagasasi dan pembangunan masjid, termasuk pemberian anugerah pegawai teladan dan penilaian K-3 untuk kantor pelayanan cabang dan kantor cabang pembantu, juga launching Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) B-Fresh PDAM Tirta Bhagasasi serta Hymne PDAM Tirta Bhagasasi. Adapun peletakan batu pertama pembangunan kantor PDAM Tirta Bhagasasi dan pembangunan Masjid, langsung dilakukan oleh Bupati Bekasi dr. Hj. Neneng Hasanah Yasin bersama Wali Kota Bekasi dr. H. Rahmat Effendi beserta anggota Muspida didampingi jajaran Direksi PDAM Tirta Bhagasasi.

PDAM saat ini sudah melayani 183.000 Sambungan Langganan (SL) yang dilayani 11 kantor Pelayanan Cabang dan 11 Kantor pelayanan Cabang pembantu dan jumlah karyawan sampai dengan saat ini 580 orang dan kapasitas Produksi terpasang 2.430 liter/detik. Pada tahun 2014 ini PDAM Tirta Bhagasasi dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat membangun WTP dibeberapa wilayah antara lain di Babelan dengan kapasitas Produksi 200 l/d dan Kedung Waringin 100 l/d.

Dengan cakupan pelayanan PDAM Tirta Bhagasasi yang baru mencapai 38 persen. Pencapaian ini masih jauh dari target yang ditetapkan pemerintah melalui program Millenium Development Goals (MDGs) dimana sampai dengan akhir tahun 2015, 80 persen masyarakat pedesaan harus terlayani air bersih. Target MDGs terus tetap diupayakan dengan membangun instansi pengolahan air (IPA) atau Water Treatment Plant (WTP), yang dalam pelaksanaannya diusahakan baik melalui modal sendiri, penyertaan modal dari pemilik, bantuan pemeritah pusat dan provinsi serta kerjasama dengan pihak ketiga. Dimana dalam Business Plan PDAM Tirta Bhagasasi ditargetkan sampai dengan akhir tahun 2018, jumlah pelanggan sebanyak 337.871 SL dan Kapasitas Produksi 4.056 l/d.

Bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), PDAM melakukan sambungan baru secara gratis. Dimana untuk tahun 2013 lalu, PDAM sudah memberikan sambungan gratis bagi 1.000 masyarakat yang berpenghasilan rendah. Selanjutnya di tahun 2014 ini ditargetkan 3.000 warga juga akan menikmati air bersih dari PDAM dan ditahun 2015, untuk membantu masyarakat kurang mampu, ditargetkan memberikan sambungan baru gratis sekitar 4.000 SL yang dananya juga dibantu dari pemerintah pusat.

Tingkat kehilangan air yang diakibatkan berbagai faktor, jugs terus diperkecil. Jika saat ini kehilangan air sekitar 27 persen, kehilangan air sesuai perencanaan dalam Bussines Plan tahun 2018 akan diupayakan menjadi 25 persen. Menyadari bahwa tugas utama yang diberikan oleh Pemerintah Daerah, untuk memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat Bekasi. Ini merupakan sesuatu kepercayaan dan amanat yang mesti dilaksanakan. Maka untuk meningkatkan pelayanan tersebut, seluruh jajaran Direksi beserta karyawan PDAM Tirta Bhagasasi terus berupaya meningkatkan kualitas, kuantitas dan kontiunitas (K-3).

Pada akhir tahun 2013 lalu, PDAM Tirta Bhagasasi terpilih menjadi salalh satu PDAM terbaik dan sehat diantara 464 PDAM se-Indonesia. Atas keberhasilan tersebut, PDAM Tirta Bhagasasi meraih penghargaan piala Perpamsi Award 2013 untuk kategori pelanggan diatas 100.000 SL. Penghargaan tertinggi ini, tidak dicapai begitu saja, tetapi sebelumnya tim melakukan penilaian terhadap 464 PDAM seluruh Indonesia. Adapun tim penilai peraih Perpamsi Award diantaranya Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan (BPKP) Pusat, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Badan Pengelola Sistem Pengolahan Air Minum (BPSPAM).

Guna meningkatkan pelayanan kepada pelanggan kepada pelanggan, PDAM menjalin kerjasama dengan beberapa bank, diantaranya Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Syariah Mandiri juga bekerja sama dengan Kantor POS, untuk mempermudah pelayanan bagi pelanggan PDAM bertransaksi