Guna meningkatkan pelayanan air bersih dan memperluas cakupan layanan hingga 6O persen tahun 2029, sesuai harapan Bupati Bekasi selaku Kuasa Pemilik Modal, Perusahaan Umum Daerah Tirta Bhagasasi, mulai tahun 2026, akan melakukan pemasangan jaringan baru.
Jaringan baru itu menyeluruh ke semua wilayah se-Kabupaten Bekasi hingga ke pelosok. Maka, target tahun 2026, akan diupayakan pemasangan sambungan baru antara 15.000-16.000 sambungan langganan (SL), setelah jaringan baru terpasang.
Tiap tahun ditargetkan pemasangan baru sekitar 16.000 SL, selain pelayanan ke kawasan industri. Sebab, keberadaan sejumlah kawasan industri di Kabupaten Bekasi, adalah peluang besar untuk Perumda Tirta Bhagasasi selaku Badan Usaha Milik Daerah milik Pemkab Bekasi.
Karena pemasangan pipa membutuhkan biaya besar, maka, diharapkan penyertaan modal dari Pemerintah Kabupaten Bekasi akan ditingkatkan. Bahkan, masih ada PM tahun lalu yang belum terealisasi, maka akan disusul. Tujuannya untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Penjelasan itu disampaikan Anggota Dewan Pengawas Perumda Tirta Bhagasasi Romli Romliandi, baru-baru baru ini.
Kemudian, selain mengharapkan PM dari pemerintah, kerja sama investasi dengan pihak lain dapat dilakukan dengan prinsip saling menguntungkan. Dengan demikian, cakupan layanan air bersih dapat lebih tersebar. Saat ini, cakupan air bersih perpipaan di Kabupaten Bekasi baru mencapai 40 persen. (tim media)


