Siasati Anggaran Daerah, Pemkab Bekasi Integrasikan CSR Industri Lewat Gerak CSR Solid

Pemerintah Kabupaten Bekasi menghadirkan inisiatif baru bernama “Gerak CSR Solid” guna mengatasi keterbatasan dana APBD dalam menunjang pembangunan wilayah. Program kolaboratif ini diperkenalkan dalam agenda Musrenbang CSR 2026 yang berlangsung di Cikarang Pusat, Rabu (14/10/2026). Tujuannya untuk memaksimalkan perusahaan dalam merealisasikan program CSR sesuai dengan kebutuhan pemerintah daerah.

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengingatkan pentingnya memaksimalkan peran dari 11 kawasan industri serta ribuan perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut. Integrasi alokasi dana CSR ke dalam sistem perencanaan daerah akan mampu memperbaiki berbagai infrastruktur yang belum terjangkau APBD, salah satunya mencakup jalan-jalan pemukiman/desa.

“Fokus kita adalah mengarahkan alokasi CSR agar berdaya guna secara tepat sasaran. Sinergi dalam perencanaan formal ini memungkinkan kita menyodorkan kebutuhan riil di lapangan, misalnya jalan desa yang rusak, untuk ditangani langsung oleh pelaku usaha,” terang Asep

Menurutnya, penyaluran bantuan CSR yang terarah dan terencana secara resmi akan memudahkan komunikasi langsung antara pemerintah daerah dan pelaku industri mengenai titik prioritas pembangunan.

“Kita ingin keberadaan CSR ini betul-betul menutup celah pembangunan daerah. Lewat satu forum perencanaan resmi, proyek publik yang tidak terjangkau anggaran pemerintah—seperti infrastruktur desa—dapat segera kita komunikasikan ke pihak swasta,” pungkasnya. (Tim Media)