Pemkab Bekasi mendata telah menyalurkan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan, mencapai 16.060.275 liter hingga Minggu (11/10/2026) malam. Air tersebut disalurkan kepada warga di 55 desa yang tersebar di 15 kecamatan. Hingga kini, Pemkab Bekasi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah terus mendistribusikan air bersih kepada masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih.
“Kami terus berkoordinasi agar kebutuhan air bersih masyarakat terdampak kekeringan, dapat terpenuhi,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi Dodi Supriadi, dalam keterangannya pada Senin (12/10/2026).
Terdata, sebanyak 38.022 KK atau 112.385 jiwa mengalami kekurangan air bersih. Mereka tersebar di 373 titik lokasi kekeringan. BPBD Kabupaten Bekasi menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak atau instansi untuk saling bahu membahu mendistribusikan air bersih kepada masyarakat.
“Kami terus berupaya bantuan air bersih kepada masyarakat sesuai kebutuhan,” imbuhnya.
Selain itu, krisis air juga melanda lahan pertanian seluas 539 hektare yang berada di sembilan kecamatan dan 28 desa. (tim media)


