Pemerintah Kabupaten Bekasi memacu akselerasi penyerapan APBD 2026 yang menyisakan waktu pelaksanaan sekitar tiga bulan lagi. Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan realisasi anggaran sekaligus mencegah terjadinya penumpukan proyek fisik dan nonfisik di penghujung tahun anggaran.
Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi mengimbau seluruh perangkat daerah teknis agar tidak menunda pengajuan paket pekerjaan yang telah direncanakan.
Kepala Bagian PBJ Setda Kabupaten Bekasi Iwan Indra mengungkapkan bahwa laju realisasi kegiatan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah masih perlu ditingkatkan. Sebagai langkah konkret, PBJ berencana mendorong penerbitan instruksi resmi dari pimpinan daerah guna mempercepat proses pengadaan di tingkat dinas.
“Menjelang penutupan triwulan ketiga, masih terdapat sejumlah program kerja yang belum bergulir secara efektif. Karena itu, kami mengusulkan kepada pimpinan daerah agar menerbitkan surat edaran khusus demi mendorong percepatan pembangunan di lapangan,” ujar Iwan.
Menurutnya, efisiensi waktu dalam penyerapan anggaran ini berorientasi penuh pada kepentingan publik. Di mana setiap paket pekerjaan memerlukan mekanisme bertahap yang cukup panjang, mulai dari tahapan evaluasi dan lelang, pengerjaan dokumen administrasi, penandatanganan kontrak kerja, pengawasan pengerjaan fisik, hingga proses pencairan anggaran.
“Koordinasi intensif terus kami lakukan bersama dinas-dinas teknis terkait agar berkas kegiatan segera diserahkan, mengingat sisa masa berlaku APBD 2026 makin terbatas,” pungkasnya. (Tim Media)


