Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Bhagasasi Bekasi diajak untuk bersikap bijak dalam pemakaian air. Sikap bijak menggunakan air ini juga bisa menjadi kiat menghindari melonjaknya tagihan air bulanan.

Kepala Bagian Humas dan Hukum PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Ahmad Gunawan mengatakan pihaknya kerap menerima keluhan masyarakat terkait lonjakan tagihan rekening air pascapenyesuaian tarif yang diberlakukan mulai Januari 2021.

“Penyesuaian tarif sebenarnya hanya berkisar 17 persen. Jika kemudian kenaikan tarif lebih besar dari itu jika dibandingkan bulan-bulan sebelum pemberlakuan penyesuaian tarif, maka kemungkinan penggunaan airnya pun memang ada peningkatan,” ucap Ahmad saat menjadi pembicara pada Talk Show Radio Dakta, Rabu (21/4/2021).

Ketentuan pascapenyesuaian ialah dengan memberlakukan tarif peogresif. Semakin banyak air yang digunakan, maka tarifnya pun semakin mahal.

“Tarif dibagi ke dalam tiga kelompok, yakni untuk pemakaian 0-10 m³, kemudian di atas 10 m³ hingga 20 m³, dan di atas 20 m³,” ucap Ahmad.

Agar tagihan air tetap terkendali, tentu saja pelanggan diajak untuk bijak mempergunakannya sesuai kebutuhan.

“Ajakan ini kami sampaikan lewat berbagai macam media, mulai dari spanduk, ‘flyer’, juga media sosial. Semoga pelanggan bisa sama-sama bijak dalam menggunakan airnya,” katanya. (tim media)