Suatu inovasi di tengah persoalan dalam pelayanan masyarakat, sangat dibutuhkan. Lalu, inovasi harus dirasakan langsung masyarakat.
Misalnya, inovasi atau gagasan dalam pengolahan sampah. Bagaimana sampah dapat bernilai ekonomis. Sampah dapat diolah menjadi aspal plastik. Dan banyak inovasi lainnya yang dapat dikembangkan.
Penjelasan itu disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bekasi Ani Gustini, saat membuka Lomba Anugerah ASN Inovatif Tingkat Kabupaten Bekasi tahun 2026, kemarin.
Lomba inovasi ASN berlangsung tanggal 2-4 September 2026 secara hybrid, melalui zoom dan luring. Lomba yang dilaksanakan BKPSDM Kabupaten Bekasi, diikuti 33 orang ASN setempat.
Ani menyebut, ASN diminta terus meningkatkan profesionalisme, kompetensi, produktivitas, dan kualitas kinerja.
Di lingkungan Pemkab Bekasi, lomba anugerah ASN dilaksanakan sejak tahun 2024. Lomba ini sebagai bentuk tolok ukur dan apresiasi atas inovasi oleh ASN.
Diharapkan, lomba tesebut menjadi kompetisi untuk membuka potensi ASN sebagai regenerasi inovator.
Ke-33 peserta dibagi tiga kategori. Enam pejabat administrator, 11 pejabat pengawas, serta 16 pejabat pelaksana dan pejabat fungsional. (tim media)


