Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan tekad pemerintah untuk merangkul kelompok masyarakat yang selama ini terabaikan dalam berbagai agenda pembangunan, atau yang populer dengan istilah “The Invisible People”. Pernyataan ini disampaikan Gus Ipul di sela-sela peninjauan Penyaluran Terpadu Asistensi Rehabilitasi Sosial yang digelar di RS Bhakti Husada Cikarang, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (25/2).
Pria yang akrab disapa Gus Ipul tersebut menjelaskan bahwa inisiatif sosial ini merupakan hasil kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi serta dukungan lembaga filantropi. Total dana bantuan yang dikucurkan mencapai Rp 776.360.500, yang ditujukan bagi 434 penerima manfaat di tiga titik utama, yakni Desa Sukaasih, Desa Sukamanah, dan RS Bhakti Husada.
”Salah satu tugas Kemensos dari Presiden Prabowo agar memperhatikan The Invisible People. Bantuan ini diharapkan dapat menjangkau mereka yang selama ini luput dari pengamatan administratif namun sangat membutuhkan kehadiran negara,” ucap Gus Ipul.
Sementara, Plt. Bupati Bekasi memberikan apresiasi mendalam atas kepedulian Kementerian Sosial terhadap warga di wilayahnya. Menurutnya, dukungan ini menjadi pelecut semangat bagi pemerintah daerah untuk memperkokoh sistem proteksi sosial bagi masyarakat Bekasi.
”Tentunya pemerintah Kabupaten Bekasi sangat berterimakasih kepada Kemensos. Bantuan ini sangat dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Bekasi,” tutup Asep. (Tim Media)


