Dalam rangka meningkatkan koordinasi dan sinergi antar instansi terkait bencana kekeringan di wilayah Kabupaten Bekasi yang terjadi hingga hari ini dan diprediksi akan terus terjadi ke depan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemerintah Kabupaten Bekasi, Rabu (8/7/2026), menggelar rapat kordinasi.
Rapat koordinasi bertempat di kantor pusat Pemerintahan Kabupaten Bekasi. Mengingat pentingnya acara tersebut Kepala BPBD Pemkab Bekasi Muchlis, sejumlah dinas terkait termasuk para camat, turut diundang.
Direksi Perusahaan Umum Daerah Tirta Bhagasasi sebagai Badan Usaha Milik Daerah milik Pemkab Bekasi, turut diundang. Hal itu terkait bahwa perusahaan daerah ini, merupakan perusahaan pelayanan publik air bersih di wilayah Kabupaten Bekasi.
Adapun pihak terkait yang diundang hadir dalam rapat koordinasi itu, Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman dan Pertanahan. Kemudian, Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi.
Termasuk Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, Dinas Ciptakarya dan Tata Ruang, Palang Merah Indonesia, serta camat.
Sebagaimana diketahui dan terjadi setiap tahun, daerah yang rawan kesulitan air dampak kemarau, yakni wilayah selatan Kabupaten Bekasi seperti Kecamatan Bojongmangu, Cikarang Selatan, dan Serangbaru, hingga Cibarusah.
Keempat wilayah kecamatan ini berpotensi mengalami kekeringan. Untuk itu, masyarakat diimbau agar bijak dan hemat dalam menggunakan air bersih. (tim media)


