Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bekasi mengapresiasi terobosan baru dalam metode pembelajaran aparatur sipil negara berbasis sistem daring massal atau Massive Open Online Course. Sistem virtual ini dioptimalkan guna memperluas jangkauan pembinaan kapasitas pegawai secara fleksibel, adaptif, serta ramah anggaran. Langkah modernisasi ini diproyeksikan mampu mencetak birokrat yang lebih cekatan dalam merespons dinamika pelayanan publik di era digital.
Sekretaris BKPSDM Kabupaten Bekasi Bennie Yulianto Iskandar mengungkap, kebijakan strategis ini merujuk langsung pada mandat yuridis Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2024 tentang Aparatur Sipil Negara serta regulasi turunan dari Lembaga Administrasi Negara. Ia menegaskan bahwa transformasi digital ini menjadi instrumen penting dalam menyamaratakan standar kompetensi seluruh pegawai, termasuk bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja di lingkungan Pemkab Bekasi.
“Sistem pembelajaran daring ini memberikan ruang belajar yang sangat inklusif serta tepat sasaran bagi aparatur. Melalui platform MOOC, kami berupaya menciptakan fondasi birokrasi yang berintegritas tinggi serta berorientasi penuh pada mutu pelayanan masyarakat,” ujar Bennie.
Meski diimplementasikan secara mandiri dan jarak jauh, lanjut Bennie, BKPSDM tetap memberlakukan mekanisme pengawasan dengan menggandeng Lembaga Administrasi Negara, BPSDM Provinsi, dan jajaran pimpinan perangkat daerah.
Kurikulum diklat ini difokuskan pada pengayaan keahlian teknis operasional, penajaman literasi digital, hingga internalisasi nilai dasar ASN BerAKHLAK yang mencakup aspek pencegahan praktik korupsi dan penguatan integritas moral di instansi pemerintah.
Guna menjamin mutu lulusan, proses pemantauan komprehensif mulai dari kehadiran virtual, penyelesaian tugas mandiri, hingga evaluasi berkala terus dijalankan secara berkala.
“Kami mengajak seluruh peserta untuk menuntaskan program pembelajaran ini dengan komitmen penuh, sehingga ilmu yang diperoleh mampu diaplikasikan langsung demi mendongkrak performa instansi dan mendukung terwujudnya Kabupaten Bekasi yang Bangkit, Maju, dan Sejahtera,” tutupnya. (Tim Media)


