Barang bekas biasanya dikumpulkan para pemulung untuk dijadikan penghasilan. Tentu barang- barang tersebut terlebih dahulu dipilah. Barang bekas yang bernilai ekonomis, dapat dijadikan uang setelah dijual kembali atau didaur ulang.
Namun di Kota Bekasi, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfostandi), barang bekas dapat disulap menjadi sesuatu yang menarik dan bermanfaat.
Dengan inovasi dan kreativitas, barang bekas dijadikan kostum. Kreasi ini dipertunjukkan pada parade HUT ke-80 RI yang digelar di halaman Kantor Diskominfostandi Kota Bekasi.
Acara bertujuan untuk meningkatkan cinta tanah air dengan peningkatan kesadaran akan pentingnya mengelola sumber daya kreasi dan inovasi.
“Perlu kreativitas dan inovasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya pelestarian lingkungan”, ujar Kepala Diskominfostandi Kota Bekasi Robet TP Siagian, kemarin. (tim media)


