Calon Jemaah Haji Kabupaten Bekasi Mulai Terapkan Rekam Biometrik Mandiri

Persiapan dokumen keberangkatan ribuan calon jemaah haji asal Kabupaten Bekasi kini dialihkan secara digital melalui aplikasi Saudi Visa Bio. Langkah ini diterapkan untuk mengantisipasi potensi keterlambatan penerbitan visa menjelang pemberangkatan. Melalui pemindaian paspor, rekam wajah, dan verifikasi sidik jari secara mandiri via ponsel, jemaah tidak perlu lagi mengantre di kantor fisik.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bekasi Mulyono Hilman menyatakan bahwa skema baru ini sangat memudahkan calon jemaah dalam menyelesaikan tahapan administrasi.

“Pemakaian aplikasi ini merampingkan tahapan birokrasi keberangkatan. Setiap calon jemaah kini mandiri melakukan pemindaian berkas dan sidik jari langsung via smartphone,” ujar Hilman.

Untuk musim haji 2027, Kemenag Kabupaten Bekasi memproyeksikan alokasi kuota minimal sebanyak 3.000 jemaah. Meski mengalami sedikit penyesuaian dari kuota tahun 2026 yang mencapai 3.500 peserta, jumlah tersebut dinilai masih sangat memadai.

“Kami memiliki kuota jemaah untuk tahun 2027 minimal 3.000 peserta sambil menanti keputusan resmi pemerintah pusat. Meski ada penyesuaian pada tahun 2025, kapasitas ini kami nilai tetap proporsional menyerap animo warga,” tutupnya. (Tim Media)