Pengurus Baru PMI Kabupaten Bekasi Diminta Tingkatkan Kinerja

Ketersediaan darah bagi masyarakat Kabupaten Bekasi, tergolong tinggi. Hampir setiap hari berbagai rumah sakit membutuhkan darah untuk kebutuhan pasien.

Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi minta kepengurusan baru Palang Merah Indonesia setempat masa bakti 2026–2031, terus meningkatkan kinerja dalam ketersediaan stok darah.

Permintaan itu disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bekasi Hudaya pada pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Bekasi yang baru, kemarin.

“Jika selama ini sudah banyak yang diperbuat PMI, ke depan telah menantang tugas- tugas berat. Maka, perlu memperkuat pengelolaan organisasi terkait ketersediaan stok darah melalui layanan donor darah. Jika ada masyarakat yang segera membutuhkan darah, maka PMI dapat segera melayani,” kata Hudaya.

Maka, dalam tata kelola PMI, harus ada kolaborasi bersama pemerintah daerah, dunia usaha, kawasan industri, serta seluruh elemen masyarakat.

Hudaya juga mengapresiasi PMI membantu masyarakat menghadapi kondisi kekeringan yang masih berlangsung di sejumlah wilayah saat ini.

Ketua PMI Kabupaten Bekasi masa bakti 2026–2031 Ahmad Kosasih menyatakan, kepengurusan baru siap memperkuat pengelolaan organisasi dan meningkatkan berbagai pelayanan sosial dan kemanusiaan ke depan. (tim media)