Pemkab Bekasi Patok Target Investasi Rp70 Triliun di 2027

Pemerintah Kabupaten Bekasi mematok target investasi pada 2027 mendatang menembus Rp70 triliun. Langkah optimistis ini diambil dengan memanfaatkan status daerah sebagai salah satu pusat manufaktur dan kawasan industri paling masif di kawasan Asia Tenggara.

Pelaksana Tugas Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyatakan bahwa realisasi modal yang masuk ke wilayahnya saat ini telah menyentuh angka sekitar Rp 60 triliun. Melihat potensi yang ada, ia yakin mampu mendongkrak masuknya modal baru hingga Rp 10 triliun pada 2027.

“Saat ini investasi yang masuk ke Kabupaten Bekasi Rp 60 triliun. Saya memiliki target Rp 70 triliun akan masuk di area Kabupaten Bekasi,” ujar Asep.

Demi mengejar capaian tersebut, Asep menekankan pentingnya menjaga kondusivitas iklim bisnis serta keharmonisan hubungan tripartit antara buruh, pengusaha, dan pemerintah. Menurutnya, stabilitas wilayah Bekasi sangat penting karena berperan sebagai penopang utama perekonomian daerah sekitar dan pusat pemerintahan.

“Kabupaten Bekasi adalah pintu masuknya. Kalau Kabupaten Bekasi goyang, akan berpengaruh kepada ibukota. Makanya supaya tetap kondusif harus benar-benar dijaga,” tambahnya.

Saat ini, wilayah Kabupaten Bekasi disokong oleh 11 kawasan industri. Di mana delapan di antaranya berskala raksasa. Selain itu, lebih dari 58.000 pelaku usaha sudah mengantongi Nomor Induk Berusaha. Asep berkomitmen terus mengawal iklim kerja yang harmonis agar arus modal yang masuk tidak hanya menjaga stabilitas kawasan, tetapi juga memberi dampak nyata bagi kesejahteraan tenaga kerja lokal. (Tim Media)