Pemkab Bekasi telah mendistribusikan hampir 8 juta liter air bersih, tepatnya 7.934.700 liter, kepada masyarakat terdampak kekeringan. Angka ini akan terus bertambah seiring dengan meluasnya dampak kekeringan yang dirasakan masyarakat Kabupaten Bekasi.
“Berdasarkan data hingga akhir Agustus, wilayah Kabupaten Bekasi yang mengalami krisis air bersih mencapai 45 desa di 12 kecamatan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis, dalam keterangannya Selasa (1/9/2026).
Dia mengatakan, selain memberi bantuan air bersih, pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan juga memberikan bantuan berupa toren air dan sumur bor di sejumlah titik permukiman warga.
Musim kemarau tahun ini berdampak terhadap 25.601 kepala keluarga atau sekitar 77.312 jiwa yang mengalami kesulitan air bersih.
Jutaan liter air bersih yang telah disalurkan tersebut berasal dari BPBD Kabupaten Bekasi sebanyak 2,7 juta liter; Perumda Tirta Bhagasasi sebanyak 2,6 juta liter; PMI Kabupaten Bekasi sebanyak 1 juta liter serta bantuan air bersih dari pengelola kawasan industri, komunitas peduli bencana, BBWS, Kwarcab Pramuka dan sebagainya. (tim media


