Musim kemarau di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang terjadi beberapa bulan terakhir hingga saat ini, tidak hanya menyulitkan masyarakat akan ketersediaan air bersih. Sawah para petani pun mulai mengering karena keterbatasan air irigasi.
Guna mengurangi kekeringan yang meluas, kini Dinas Pertanian Pemkab Bekasi menyalurkan bantuan 83 unit pompa air ke sejumlah wilayah rawan kekeringan. Di antaranya, 13 unit pompa berukuran 6 inci dan 70 unit pompa berukuran 3 inci.
Pompa disebar di Kecamatan Pebayuran, Cabangbungin, Kedungwaringin, Tambelang, Sukawangi, Setu, dan Muara Gembong. Pompa dapat digunakan mengalirkan air dari kali terdekat.
Guna mendukung operasional pompa, Dinas Pertanian membantu petani memperoleh rekomendasi bahan bakar minyak bersubsidi. (tim media)
Sesuai data di Dinas Pertanian, kini sekitar 1.354 hektare lahan pertanian di 15 kecamatan dan 41 desa di Kabupaten Bekasi, kekeringan, ungkap
Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian, Eem Embang, kemarin.
Penanganan kekeringan dilakukan sejak dini agar tidak berdampak besar terhadap produktivitas dan produksi padi. Dan hingga saat ini, belum terjadi penurunan produksi padi secara signifikan.
Diterangkan, selain pompanisasi, pihaknya juga melakukan normalisasi jaringan irigasi yang dilakukan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Perum Jasa Tirta (PJT) II, serta instansi terkait. (tim media)


