Pemkab Bekasi Dorong Sedekah Bumi Jadi Sarana Edukasi Karakter Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Bekasi terus mendorong pelestarian tradisi adat sebagai instrumen pembentukan karakter generasi penerus. Komitmen ini tampak saat gelaran tahunan Sedekah Bumi yang diselenggarakan warga dalam merayakan HUTke-76 Kabupaten Bekasi sekaligus HUT ke-81 RI.

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menilai ritual adat seperti babaritan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana transfer nilai budaya bagi anak-anak di wilayah setempat.

Asep menceritakan pengalaman pribadinya saat merantau sebagai tenaga medis di ibukota. Menurutnya, ikatan kebiasaan berkumpul bersama keluarga di kampung halaman selalu menjadi pengingat akan identitas asalnya.

“Waktu saya kerja di Jakarta, saya selalu ingat, keluarga saya juga punya tradisi ngumpul. Tradisi itu tidak bisa hilang. Sekarang saya melihatnya di Kampung Ciranggon ini,” kata Asep.

Ia mendorong tokoh masyarakat untuk terus mentransmisikan tradisi ini kepada anak-anak muda agar tidak tergerus zaman. Selain itu, Asep juga menekankan pentingnya esensi silaturahmi di balik tradisi makan bersama warga. Momen duduk dan makan bersama tersebut dinilai berhasil meleburkan batas sosial masyarakat.

“Tradisi ini adalah cermin dan pembelajaran bagi adik-adik kita yang sedang tumbuh dewasa untuk merawatnya. Makan bersama tujuannya silaturahmi,” tutupnya. (Tim Media)