Direktur Bidang Usaha Perumda Tirta Bhagasasi langsung “tancap gas” untuk memperkuat kinerja jajaran di bawah bidangnya. Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja selaku Kuasa Pemilik Modal dalam Perumda Tirta Bhagasasi telah memberikan amanah kepada Lilie Subali sebagai Plt Direktur Usaha, jabatan direksi yang sudah cukup lama dibiarkan kosong.
Direktur Bidang Usaha Perumda Tirta Bhagasasi membawahi beberapa bagian, yakni Pengendalian Kehilangan Air, Pemasaran, Hubungan Langganan, serta Pengembangan dan Kerjasama.
“Saya tekankan, salah satunya di Bagian Pemasaran,” kata Lilie Subali, dalam keterangannya pada Kamis (18/6/2026).
Dia menjelaskan, kapasitas air bersih yang didistribusikan kepada pelanggan di seluruh wilayah layanan Perumda Tirta Bhagasasi, masih menyisakan “idle” kapasitas atau air belum terpakai. Ini artinya, Perumda Tirta Bhagasasi masih memiliki peluang untuk mencari pelanggan baru dengan memanfaatkan “idle” kapasitas ini.
“Ini menjadi potensi yang besar untuk pasang baru. Kami tekankan untuk seluruh teman-teman wilayah di cabang maupun KCP agar pelaksana pemasaran dapat bekerja lebih keras untuk menangkap peluang tersebut,” tuturnya.
Hal ini, berkaitan langsung dengan rencana penyerahan dua wilayah layanan Perumda Tirta Bhagasasi, yakni Cabang Pondok Ungu dan Cabang Bekasi Kota dalam waktu dekat. Dampaknya, akan kehilangan sekitar 30.000 sambungan langganan (SL).
“Ini menjadi tantangan berat teman-teman baik di cabang, KCP maupun kantor pusat. Saya mohon Kepala Bagian Pemasaran jangan bosan-bosan untuk selalu memantau atau koordinasi dengan wilayah yang ‘idle capacity’ masih cukup banyak. Ini menjadi peluang kita,” imbuhnya.
Lilie Subali juga meminta kepada Bagian Hublang untuk melaksanakan Surat Perjanjian Kerjasama (SPK) sambungan langganan. “SPK pasang baru terbit, artinya kita segera menambah sambungan langganan,” katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, jajaran Direksi Bidang Usaha juga masih konsentrasi untuk mengurangi angka kehilangan air (non-revenue water/NRW), khususnya di Bagian Pengendalian Kehilangan Air.
“Dengan adanya kehilangan air, ini menjadi potensi yang sangat merugikan bagi Perumda Tirta Bhagasasi,” pungkasnya. (tim media)


