Keterjaminan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam meningkatkan kesejahteraan warganya.
Sebagai bukti, peserta BPJS Kesehatan di kabupaten yang mempunyai 23 kecamatan ini, sudah 98,63 persen. Jumlah ini tidak diraih begitu saja. Tapi berbagai upaya telah dilakukan pemerintah daerah dan yang paling penting, kesadaran masyarakat yang semakin tinggi tekait kesehatan.
Penegasan itu disampaikan Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, saat meresmikan Gedung BPJS Kesehatan Cabang Cikarang, kemarin.
Dengan jumlah penduduk yang sangat besar sekitar 3,5 juta jiwa, perlu fasilitas kesehatan yang merata di semua wilayah dan mudah dijangkau masyarakat. Untuk itu, pihaknya terus menambah rumah sakit tipe D di tingkat kecamatan.
Kabupaten Bekasi sebagai kawasan industri terbesar di Asia Tenggara dengan jumlah penduduk yang terus bertambah, membutuhkan sistem jaminan kesehatan yang kuat dan berkelanjutan.
“Kami pemerintah daerah berjuang agar seluruh masyarakat terlindungi kesehatannya secara menyeluruh,” ujarnya.
Kemudian, di layanan fasilitas yingkat pertama seperti Puskesmas, bagi petugas pelayanan kesehatan di sana, tidak ada alasan menolak pasien walau hanya menunjukkan identitas KTP.
“Layani pasien sebaiknya sesuai kemampuan faskes yang ada di Puskesmas. Jika tidak mampu, dapat dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan lebih lanjut,” tegas Asep. (tim media)


