Undang-Undang nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas mewajibkan perusahaan melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan atau Corporate Social Responsibility.
Tanggung jawab sosial perusahaan sebagai komitmen berkelanjutan dari perusahaan terhadap pembangunan ekonomi. Hal itu juga sekaligus meningkatkan kualitas hidup karyawan, komunitas lokal, dan lingkungan sekitar.
Tujuan utama CSR untuk menciptakan keseimbangan antara profit, masyarakat, dan lingkungan. Hal ini dapat bermanfaat bagi perusahaan untuk meningkatkan reputasi. Kemudian memperkuat brand, membangun hubungan baik dengan pemerintah dan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan bisnis.
Adapun jenis-jenis program CSR menyangkut lingkungan dengan penanaman pohon, pengelolaan limbah, dan konservasi energi. Juga dapat memberikan beasiswa, pembangunan sekolah, dan bantuan kesehatan.
Kemudian dengan pemberdayaan UMKM dan pengembangan masyarakat lokal, pelatihan dan peningkatan kesejahteraan karyawan.
Terkait hal itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi memprioritaskan optimalisasi CSR untuk mendukung pembangunan. Hal itu yang disampaikan Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, saat melakukan kunjungan ke PT SGMW Motor Indonesia (Wuling) di Kawasan Deltamas, Kecamatan Cikarang Pusat, kemarin.
Menurut Asep, kunjungannya untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku industri, khususnya dalam mengarahkan CSR agar lebih berdampak langsung bagi masyarakat.
Maka, ke depan, pihaknya akan lebih memfokuskan pada pembangunan infrastruktur melalui CSR dari berbagi perusahaan.
Bahkan, pihaknya segera mengumpulkan para pengelola kawasan industri untuk membahas arah kebijakan CSR secara bersama.
Sebagaimana diketahui, di Kabupaten Bekasi yang merupakan kawasan insustri terbesar di kawasan Asing Tenggara, kini memiliki 13 kawasan industri, dihuni sekitar 7.600 industri, baik berupa Penanaman Modal Asing dan Penanaman Modal Dalam Negeri.
Maka, pihaknya terus memberikan kemudahan perizinan bagi investor, termasuk dalam proses perpanjangan izin secara berkala, guna menjaga iklim investasi tetap kondusif. (tim media)


