Guna mempercepat penanganan kehilangan air, Perusahaan Umum Daerah Tirta Bhagasasi Bekasi akan menambah tim. Tim tersebut akan langsung terjun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan penawaran terkait kehilangan atau kebocoran air dalam pendistribusian ke pelanggan.
Saat ini, baru ada satu tim yang dibentuk dan kemampuannya sangat terbatas untuk menjangkau semua wilayah pelayanan di Kabupaten Bekasi.
“Setidaknya ada lima tim, sehingga mempercepat penanganan kehilangan air di lapangan,” ungkap Direktur Teknik Perumda Tirta Bhagasasi Rika Nursantika, Rabu (11/3/2026).
Sebagaimana diketahui, Direksi Badan Usaha Milik Daerah milik Pemerintah Kabupaten Bekasi ini telah membentuk tim khusus. Tim tersebut bertugas melakukan penertiban terhadap adanya sambungan pipa air secara ilegal.
Perusahaan daerah yang dipimpin Direktur Utama Reza Lutfi ini terus berjuang untuk memperkecil angka kehilangan air. Sebab kehilangan air pada saat ini tergolong tinggi.
Kehilangan air pada saat distribusi melalui jaringan pipa ke pelanggan, banyak penyebabnya. Bisa akibat kebocoran secara teknis pada perpipaan, juga ditengarai ada kebocoran akibat sambungan liar oleh oknum tertentu.
Adapun tujuan tim khusus ini, untuk melindungi hak-hak pelanggan dan memastikan layanan distribusi air bersih berjalan dengan optimal.
Tim penertiban sesuai Surat Tugas Nomor 9 tertanggal 13 Januari 2026 dan ditandatangani Direktur Umum Perumda Tirta Bhagasasi Daud Husin. Tim penertiban pertama, ditugaskan di wilayah layanan Cabang Cibarusah. (tim media)


